by

Tes PCR dengan Hasil Negatif, Raule: Ketiganya Tidak Terinfeksi Virus Corona

SITARO – Setelah sempat menunggu antrian pemeriksaan pada Laboratorium di Manado, akhirnya hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sampel swab tiga orang warga asal Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) diterima dengan hasil negatif. Kepastian ini didapat dari Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19, dr Semuel E Raule MKes, Kamis (14/5).

“Ya, sore tadi hasil diterima, dan semua hasilnya negatif,” ujar Raule dikonfirmasi.

Lanjut Raule menjelaskan, sesuai protokol tetap (protap) kesehatan untuk pengambilan sampel swab harus secara berturut sebanyak dua kali, kemudian semua sampel dikirim untuk diperiksa. Hal ini untuk lebih memastikan status pasien ketika menjalani metode pemeriksaan PCR.

“Karena pemeriksaan menggunakan PCR adalah metode yang paling akurat dalam mendeteksi virus SARS-CoV-2 atau Corona. Sehingga ketika hasil tes dari semua sampel swab itu negatif, maka kami bisa dinyatakan ketiga pasien itu tidak terinfeksi virus corona,” ucapnya.

Terkait dengan tindak lanjut terhadap para pasien, Raule menyebutkan, untuk pasien dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) tetap menjalani proses karantina mandiri, hingga masa berlaku itu selesai. Disebutkannya, Selasa pekan depan proses karantina berakhir, sehingga pasien masih harus menjalani karantina.

“Begitu pula ketika masa karantina berakhir, pasien wajib menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker dan menjaga pola hidup sehat, termasuk juga dengan keluarga yang ada,” katanya.

“Dan seorang pasien dengan status PDP, esok sudah akan keluar dari rumah sakit. Akan tetapi masih menjalani pengobatan lanjutan di puskesmas untuk penyakit yang lain. Sampai saat ini kondisi pasien sudah normal dan dapat dipulangkan, tapi tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara Bupati Kepulauan Sitaro, Evangelian Sasingen mengaku, sangat bersyukur dengan hasil yang diterima ini. Kendati demikian, Sasingen mengingatkan agar warga masyarakat Sitaro tetap meningkatkan kewaspadaan, tidak lengah.

“Yang terpenting kita tetap menjaga pola hidup sehat, menggunakan masker, dan melaksanakan semua kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah daerah,” ujar Sasingen.

“Mari kita terus doakan, agar daerah yang kita cintai ini terbebas dari penyebaran virus corona hingga masa pandemi ini berakhir,” ujarnya kembali.

Sebagai informasi tiga sampel yang dikirim merupakan sampel milik tiga orang pasien dengan status dua PDP, dan seorang OTG. Namun seorang PDP, telah meninggal dunia, Selasa lalu, sebelum hasil ini keluar. Dengan demikian per hari ini, dari laporan Satgas COVID-19 hanya menyisahkan seorang dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed