by

Antisipasi Corona, Pemkab Sitaro Terus Tingkatkan Penerapan Protokol Kesehatan

SITARO – Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tercatat sebagai daerah, di Provinsi Sulawesi Utara yang sampai saat ini belum ditemukan kasus positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19. Terkait itu, Bupati Kepulauan Sitaro menyatakan, kondisi seperti ini harus terus dipertahankan, dan caranya melalui peningkatan penerapan protokol kesehatan.

“Warga diingatkan jangan lengah, selain juga dimintakan tetap tingkatkan kewaspadaan,” ujar Bupati Sasingen dimintai tanggapan, Selasa (19/5).


Menurut Sasingen, pemerintah daerah terus berupaya semaksimal mungkin menjaga kondisi wilayah tetap steril dan aman dari penyebaran virus corona ini. Untuk itu, semua sumber daya telah dikerahkan dalam penerapan langkah-langkah preventif.

“Namun yang pasti, semua upaya pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik, apabila didukung penuh oleh warga masyarakat,” ucapnya.

Sementara Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19, dr Semuel E Raule MKes menambahkan, terkait peningkatan protokol kesehatan telah ditindak lanjuti sebagaimana instruksi dari pimpinan daerah (bupati).
“Kami sudah melakukan pemasangan baliho-baliho imbauan, di lokasi yang menjadi tempat wajib untuk menggunakan masker, seperti di pasar dan terminal,” ujar Raule.

Dikatakannya pula, khusus bagi para pelaku perjalanan dari luar daerah untuk di dalam provinsi (Sulawesi Utara), warga wajib menjalankan prosedur isolasi mandiri. Atau pun melakukan isolasi di rumah-rumah singgah yang telah disiapkan oleh pemerintah kampung setempat.

“Dan bagi mereka pelaku perjalanan dari luar daerah khususnya yang dari luar provinsi, wajib mengikuti protokol kesehatan yang ada, dengan melakukan isolasi di rumah singgah yang disiapkan pemerintah daerah. Karena inilah cara yang paling tepat untuk mencegah agar tidak terjadi penyebaran virus tersebut di daerah,” ucapnya.

“Semoga kondisi Sitaro saat ini akan demikian adanya hingga berakhir masa pandemi ini,” ujarnya kembali.

Sebagai informasi per hari ini, di Pronvisi Sulut telah terjadi peningkatan kasus positif terinfeksi COVID-19 sebanyak 10 kasus, maka akumulatif jumlah kasus di daerah Nyiur Melambai sudah sebanyak 126 kasus. Dengan dua kasus ditemukan di daerah yang sebelumnya masih mencatatkan nol kasus yakni di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed